
Judul : Sejarah Kristianitas (The Story of Christianity) – Volume 2
ISBN :
Penulis : Justo L. Gonzales
Alih Bahasa : Helda SIahaan
Penyunting : Fernando Simandalahi dan Yeremia Yordani Putra
Halaman : 499
Sinopsis:
Edisi Revisi dan Diperbaharui
Kisah Pertumbuhan Eksposif Kristianitas
dari Reformasi hingga Saat ini
Dimulai dengan Reformasi Protestan pada abad keenam belas, volume kedua dari Sejarah Kristianitas yang direvisi dan diperbarui sepenuhnya ini melanjutkan sejarah menakjubkan dari agama terbesar di dunia. Sejarawan pemenang penghargaan Justo González menceritakan orang-orang, peristiwa dramatis, dan perdebatan teologis yang telah membentuk Protestanisme, Katolik, dan Ortodoksi. Dari biarawan Martin Luther, yang berani menentang seorang paus korup, hingga penyebaran yang mengejutkan dan vitalitas yang tumbuh dari gereja saat ini di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan, Sejarah Kristianitas menawarkan penceritaan ulang yang lengkap dan terkini tentang kisah menakjubkan ini.
Dengan informasi baru mengenai kontribusi penting perempuan terhadap sejarah gereja serta informasi terbaru mengenai kristianitas di negara-negara berkembang, tulisan González yang kaya ini membahas perubahan dan arah gereja hingga abad kedua puluh satu. Sejarah Kristianitas mencakup peristiwa-peristiwa terkini seperti jatuhnya Uni Soviet dan kembalinya Gereja Ortodoks Rusia; teologi feminis, Afrika-Amerika, dan Dunia Ketiga; skandal dan kontroversi yang dihadapi oleh masa kepemimpinan Paus Benediktus XVI; dialog antaragama; dan gerakan menuju kesatuan semua gereja Kristen. Edisi Sejarah Kristianitas yang direvisi dan diperbarui ini diakhiri dengan pandangan yang mendalam tentang isu-isu dan perdebatan besar yang dihadapi kristianitas saat ini.
Justo L. González, profesor emeritus dalam bidang sejarah teologi dan penulis tiga volume buku History of Christian Thought yang banyak dipuji, menempuh pendidikan di United Seminary di Kuba, dan merupakan orang termuda yang dianugerahi gelar Ph.D. dalam bidang sejarah teologi di Yale University. Selama tiga puluh tahun terakhir ini beliau berfokus pada pengembangan program pendidikan teologi Hispanik dan telah dianugerahi empat gelar doktor kehormatan.